# Pasar Asia Tergelincir Akibat Investor Mengevaluasi Data Inflasi Tiongkok dan Menanti Pertumbuhan PDB Jepang

> Pasar Asia-Pasifik Melemah di Tengah Data Inflasi Tiongkok Inflasi Tiongkok Naik Lebih Tinggi dari Perkiraan Pasar Asia-Pasifik umumnya mengalami penurunan pada hari Senin karena investor mencermati data inflasi Tiongkok bulan April yang lebih tinggi dari perkiraan. Indeks harga konsumen Tiongkok naik 0,3% secara tahunan, melampaui estimasi Reuters yaitu kenaikan 0,2%.  Namun, indeks harga produsen turun 2,5% secara tahunan, lebih besar dari penurunan yang diperkirakan sebesar 2,3%. Sorotan data

**Tags:** Berita Forex
**URL:** https://insta-forex-indonesia.com/berita/pasar-asia-tergelincir-akibat-investor-mengevaluasi-data-inflasi-tiongkok-dan-menanti-pertumbuhan-pdb-jepang

---


## Pasar Asia-Pasifik Melemah di Tengah Data Inflasi Tiongkok

### Inflasi Tiongkok Naik Lebih Tinggi dari Perkiraan

Pasar Asia-Pasifik umumnya mengalami penurunan pada hari Senin karena investor mencermati data inflasi Tiongkok bulan April yang lebih tinggi dari perkiraan. Indeks harga konsumen Tiongkok naik 0,3% secara tahunan, melampaui estimasi Reuters yaitu kenaikan 0,2%.

Namun, indeks harga produsen turun 2,5% secara tahunan, lebih besar dari penurunan yang diperkirakan sebesar 2,3%. Sorotan data untuk minggu ini adalah produk domestik bruto Jepang kuartal pertama, yang diperkirakan akan mengalami kontraksi 1,5% secara tahunan pada kuartal Januari-Maret, menurut jajak pendapat Reuters, yang kemungkinan akan menghambat rencana Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga.

### Performa Pasar Asia

Nikkei 225 Jepang dibuka 0,32% lebih rendah, sementara Topix yang lebih luas turun 0,46%. Kospi Korea Selatan naik 0,29%, sementara Kosdaq kecil turun sedikit. S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%. Futures untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 18.925, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di 18.963,68.

## Sentimen Konsumen Tertekan di AS

Di Amerika Serikat pada hari Jumat, Dow Jones Industrial Average mencatat sesi kedelapan berturut-turut dan mencatat minggu terbaiknya pada tahun 2024. Indeks saham yang terdiri dari 30 saham tersebut naik 0,32% selama sesi. S&P 500 naik 0,16% dan Nasdaq Composite turun sedikit sebesar 0,03%. Data sentimen konsumen yang dirilis Jumat pagi menunjukkan kenaikan besar dalam ekspektasi inflasi, yang mengendalikan antusiasme investor.

### Analisis Tambahan

Baca berita lengkapnya di [CNBC](https://www.cnbc.com/2024/05/10/asia-markets-liven-stocks-oil-currencies-india-data-china-inflation.html?ref=insta-forex-indonesia.com).
