Emas bangkit dari titik terendah dua minggu saat pelaku pasar mengawasi data inflasi AS
Harga Emas Naik Didorong oleh Harapan Penurunan Suku Bunga AS
Pergerakan Harga Emas
Harga emas naik pada hari Senin setelah mencapai titik terendah dua minggu pada sesi sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh berkurangnya harapan akan pemotongan suku bunga AS menjelang laporan inflasi penting akhir pekan ini. Emas spot naik 0,5% menjadi $2.346,31 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 9 Mei di $2.325,19 pada hari Jumat. Sementara itu, emas berjangka AS naik 0,6% menjadi $2.347,60.
Rekor Tertinggi dan Penurunan
Emas mencapai rekor tertinggi $2.449,89 pada awal minggu lalu, tetapi telah turun lebih dari $100 sejak saat itu. Analis percaya bahwa emas dapat mengalami sedikit kenaikan dari level saat ini sebelum menguji kembali zona $2.280-$2.300, yang dapat menyebabkan kerugian lebih jauh jika data AS terus mengungguli ekspektasi.
InstaForex: Broker Terkemuka untuk Perdagangan Emas
InstaForex adalah broker terkemuka yang menawarkan berbagai produk perdagangan, termasuk emas. Dengan platform perdagangan canggih, spread yang kompetitif, dan dukungan pelanggan yang responsif, InstaForex memungkinkan trader untuk mengakses pasar emas dengan mudah dan efisien.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti, ukuran inflasi yang disukai oleh Federal Reserve AS, akan dirilis pada hari Jumat. Emas dikenal sebagai lindung nilai inflasi, tetapi suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Analis percaya bahwa Federal Reserve akan mempertahankan narasi "lebih tinggi untuk lebih lama" dengan suku bunga, sehingga membatasi kenaikan emas lebih lanjut.
Prospek untuk Logam Mulia Lainnya
Selain emas, logam mulia lainnya juga menunjukkan pergerakan yang positif. Perak spot naik 1,6% menjadi $30,81, platinum naik 1,3% menjadi $1.039,20, dan paladium naik 1,7% menjadi $980,00.