Harga minyak naik karena pasar diwarnai kekhawatiran pasokan
Harga Minyak Terus Meroket, Suplai Kian Ketat!
Persediaan Minyak AS Menurun, Ketegangan Geopolitik Memanas
Harga minyak terus menanjak pada Rabu karena penurunan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan. Selain itu, ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor khawatir tentang pasokan yang lebih ketat. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik 20 sen, atau 0,22%, menjadi $89,12 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei naik 17 sen, atau sekitar 0,2%, mencapai $85,32 per barel pada pukul 0015 GMT.
Serangan Ukraina dan Pembalasan Iran
Persediaan minyak mentah AS turun 2,3 juta barel minggu lalu. Jumlah ini lebih tinggi dari perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters, yaitu penurunan 1,5 juta barel. Data pemerintah AS baru akan dirilis nanti pada Rabu. Dalam perkembangan geopolitik, drone Ukraina menyerang salah satu kilang minyak terbesar Rusia. Serangan itu awalnya diklaim berhasil dipukul mundur oleh Rusia. Rusia, yang merupakan salah satu dari tiga produsen minyak global teratas dan eksportir produk minyak terbesar, telah berjuang melawan serangan Ukraina terhadap kilang minyak. Rusia juga telah menyerang infrastruktur energi Ukraina. Selain itu, Iran menyatakan akan membalas Israel atas serangan udara yang menewaskan dua jenderalnya dan lima penasihat militer di kompleks kedutaannya di Damaskus. Risiko eskalasi lebih lanjut dalam konflik Timur Tengah pun meningkat.
Ketatnya Pasokan dan Kebijakan OPEC+
Ketatnya pasokan juga terjadi di Meksiko. Perusahaan energi milik negara, Pemex, meminta unit perdagangannya untuk membatalkan ekspor minyak mentah hingga 436.000 barel per hari bulan ini. Pasalnya, Pemex bersiap untuk mengolah minyak dalam negeri di kilang baru Dos Bocas. Namun, panel menteri OPEC+ kemungkinan besar tidak akan merekomendasikan perubahan kebijakan produksi minyak pada pertemuannya pada Rabu.
Dolar AS Melemah, Mendukung Permintaan Minyak
Dolar AS juga melemah terhadap sekeranjang mata uang pada Rabu. Pelemahan ini membantu mendukung permintaan komoditas berdenominasi dolar seperti minyak. **Keunggulan Instaforex Indonesia:** Instaforex Indonesia menawarkan berbagai keunggulan bagi trader, di antaranya: * Platform perdagangan MetaTrader 4 dan MetaTrader 5 yang canggih * Spread rendah dan eksekusi perdagangan yang cepat * Dukungan pelanggan 24/7 dalam bahasa Indonesia * Berbagai pilihan instrumen perdagangan, termasuk forex, saham, dan indeks * Program bonus dan promosi yang menarik