Nilai Asia-Pasifik Turun Menjelang Data Inflasi Australia dan Jepang Minggu Ini

Nilai Asia-Pasifik Turun Menjelang Data Inflasi Australia dan Jepang Minggu Ini

Peluang Investasi Menjanjikan Bersama InstaForex Indonesia

Sebagai broker forex terkemuka di dunia, InstaForex Indonesia menawarkan berbagai instrumen investasi, platform perdagangan yang canggih, dan layanan pelanggan yang luar biasa. Dapatkan akses ke pasar keuangan global dengan spread ketat, eksekusi cepat, dan leverage kompetitif. Daftarkan diri Anda hari ini untuk memulai perjalanan investasi Anda yang menguntungkan bersama kami.

Data Inflasi Australia Dorong Pasar Asia

Investor akan mengamati data inflasi Australia pada hari Rabu, setelah bank sentral negara tersebut mengungkapkan telah membahas kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan terakhirnya. Jika inflasi lebih tinggi dari yang diperkirakan dan mendorong RBA untuk menaikkan suku bunga, maka ini akan menjadi bank sentral besar pertama di Asia-Pasifik yang melakukannya dalam kondisi di mana investor tengah menantikan pemotongan suku bunga, kecuali Jepang.

Reaksi Pasar Asia-Pasifik

Pasar Asia-Pasifik melemah pada hari Senin, menjelang data inflasi dari Australia dan Jepang akhir pekan ini. Fokus khusus akan diberikan pada angka indeks harga konsumen Mei Australia pada hari Rabu, setelah Gubernur Reserve Bank of Australia Michelle Bullock mengungkapkan bahwa bank sentral membahas kenaikan suku bunga pada pertemuan terakhirnya.

Pertimbangan RBA

RBA memiliki dua pembacaan inflasi untuk dipertimbangkan — 26 Juni dan 31 Juli — sebelum pertemuan berikutnya pada 6 Agustus. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,19%. Nikkei 225 Jepang turun 0,19%, sementara Topix naik 0,24%, menjadi satu-satunya indeks acuan utama di Asia yang berada di wilayah positif.