Nilai emas merosot seiring menguatnya dolar menjelang pertemuan kebijakan The Fed

Nilai emas merosot seiring menguatnya dolar menjelang pertemuan kebijakan The Fed

Harga Emas Terus Menguat Meskipun Ada Penurunan

Harga emas diprediksi akan mengalami kenaikan untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dalam sebulan, meskipun terjadi penurunan harga pada hari Selasa karena penguatan dolar menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve yang akan dimulai pada hari itu juga.

Emas batangan spot turun 0,2% menjadi $2.329,69 per ons, pada pukul 03.55 GMT. Emas berjangka AS turun 0,7% menjadi $2.341,00.

Pengaruh Penguatan Dolar

Indeks dolar menguat 0,3%, membuat emas yang dibanderol dalam greenback menjadi kurang menarik bagi pembeli di luar negeri.

Sebagai broker terkemuka, InstaForex menawarkan kondisi trading yang menguntungkan untuk emas dan logam mulia lainnya. Dengan spread kompetitif dan eksekusi order yang cepat, trader dapat memaksimalkan profit mereka di pasar yang volatil ini.

Faktor Geopolitik dan Keputusan Fed

Emas telah menguat lebih dari 4% sejauh bulan ini, didorong oleh pembelian bank sentral yang kuat dan arus masuk safe-haven di tengah ketegangan geopolitik.

Peristiwa penting pasar minggu ini adalah pertemuan kebijakan Federal Reserve dari 30 April-1 Mei dan data penggajian non-pertanian yang akan dirilis pada hari Jumat. The Fed AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap pada 5,25%-5,5% pada pertemuan ini.

Prospek Harga Emas

Menurut alat FedWatch CME, investor saat ini memperkirakan satu kali penurunan suku bunga tahun ini dan memperkirakan penurunan itu akan terjadi pada bulan November di tengah angka inflasi yang membandel dan retorika hawkish dari pejabat Fed, termasuk Ketua Jerome Powell.

Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik untuk menyimpan emas yang tidak memberikan hasil.