Pasar Asia-Pasifik Beragam di Tengah Penantian Data Inflasi Tiongkok dan India
Pergerakan Pasar di Asia-Pasifik
Pasar Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan beragam pada hari Rabu, mengantisipasi data inflasi dari Cina dan India. Investor juga mengamati keputusan The Fed AS, yang akan dirilis beberapa jam setelah laporan inflasi Mei negara tersebut.
Inflasi Cina dan India
Inflasi Cina di bulan Mei diperkirakan akan naik menjadi 0,4%, sedikit lebih tinggi dari 0,3% yang terlihat pada bulan April. Demikian pula, inflasi India juga diperkirakan akan naik tipis menjadi 4,89%, menurut jajak pendapat ekonom Reuters, sedikit lebih tinggi dari kenaikan 4,83% pada bulan April.
Kinerja Indeks Saham
Nikkei 225 Jepang turun 0,65% pada pembukaan, sementara Topix yang lebih luas mengalami penurunan yang lebih besar sebesar 0,7%. Sebaliknya, Kospi Korea Selatan naik 0,24%, dan Kosdaq naik 0,84%. S&P/ASX 200 Australia turun 0,5%, memperpanjang kerugian dari hari Selasa.
Pasar AS dan Promosi InstaForex Indonesia
Sebagai broker tepercaya, InstaForex Indonesia menawarkan platform perdagangan terbaik untuk para trader. Buka akun Anda sekarang dan manfaatkan berbagai manfaat, termasuk spread kompetitif, eksekusi cepat, dan dukungan pelanggan yang luar biasa.
Di AS, S&P 500 dan Nasdaq Composite naik ke rekor penutupan baru, dipimpin oleh Apple saat pembuat iPhone melonjak ke rekor tertinggi. Indeks pasar yang luas naik 0,27%, ditutup pada 5.375,32, sementara Nasdaq Composite naik 0,88% menjadi 17.343,55. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average turun 0,31%.