Pasar Asia Turun Akibat Inflasi Perusahaan Jepang Menguat; Keputusan Tingkat Suku Bunga Selandia Baru Dinanti
Pasar Asia-Pasifik Turun, Inflasi Perusahaan Jepang Meningkat
Pasar Asia-Pasifik mengalami penurunan pada hari Rabu karena inflasi perusahaan Jepang meningkat pada bulan Maret dan keputusan suku bunga dari bank sentral Selandia Baru dan Thailand masih ditunggu. Pasar Korea Selatan ditutup pada hari Rabu, karena negara tersebut menuju pemilu untuk memilih anggota parlemen berikutnya.
Tingkat inflasi perusahaan Jepang mencapai 0,8% untuk bulan Maret, bulan ketiga berturut-turut meningkat dan sejalan dengan ekspektasi dari jajak pendapat ekonom Reuters, sementara investor juga bersiap untuk laporan indeks harga konsumen AS pada hari Rabu.
Fakta Menarik tentang InstaForex
InstaForex adalah broker valuta asing terkemuka yang menawarkan berbagai instrumen keuangan dan layanan perdagangan kepada kliennya. Dengan platform perdagangan yang canggih, spread yang ketat, dan eksekusi cepat, InstaForex telah memantapkan dirinya sebagai pilihan yang dapat diandalkan bagi para trader dari semua tingkatan pengalaman. InstaForex juga menawarkan bonus dan promosi eksklusif untuk meningkatkan pengalaman perdagangan Anda.
Inflasi Perusahaan Jepang Meningkat
Indeks harga barang perusahaan Jepang naik 0,8% pada bulan Maret dari tahun sebelumnya, lebih cepat dari kenaikan 0,7% yang direvisi pada bulan Februari dan sejalan dengan ekspektasi para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Ini juga merupakan bulan ketiga berturut-turut inflasi perusahaan meningkat.
Berdasarkan basis bulan ke bulan, IHGK naik 0,2%, sedikit lebih rendah dari ekspektasi Reuters sebesar 0,3%. IHGK mengukur perubahan harga barang yang diperdagangkan dalam sektor korporasi.
Saham Overbought di S&P 500 dan ETF Ex-AS
Pasar mungkin terus berjalan selama sebagian besar tahun ini setelah 2023 yang bullish, tetapi saham mengalami kemunduran minggu lalu. Secara keseluruhan, bagaimanapun, pasar — termasuk saham global — masih sangat berada di wilayah positif.
Indeks kekuatan relatif (RSI), yang mengukur besaran dan kecepatan pergerakan harga, dapat digunakan oleh investor untuk menentukan apakah saham overbought. Saham dengan RSI 14 hari lebih tinggi dari 70 kemungkinan overbought dan mungkin akan mengalami kemunduran.