Pasar Eropa bersiap dibuka melemah karena investor mengantisipasi data inflasi AS

Pasar Eropa bersiap dibuka melemah karena investor mengantisipasi data inflasi AS

Live Blog Pasar Eropa: Euro Melemah Menanti Data Inflasi AS

Pasar Eropa diprediksi dibuka melemah pada Selasa karena investor menunggu data ekonomi penting minggu ini, termasuk angka inflasi AS pada Rabu. Peluang pemotongan suku bunga pada Maret masih sekitar 50%, namun Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyatakan kemungkinan tidak ada pemotongan tahun ini jika inflasi tetap tinggi.

Data Center Tumbuh Pesat hingga 2025

UBS memprediksi sektor pusat data akan mengalami pertumbuhan pesat di tahun-tahun mendatang. Bank investasi ini memperkirakan pertumbuhan 15%-20% pada 2024 dan 2025, serta pertumbuhan dua digit yang "sehat" di tahun-tahun berikutnya. UBS menyebutkan tiga saham terkait untuk memainkan tren ini.


Instaforex: Broker Terpercaya dengan Platform Canggih

Instaforex adalah pialang forex terkemuka yang menawarkan platform perdagangan canggih, spread rendah, dan berbagai aset yang dapat diperdagangkan. Dengan komitmen terhadap transparansi dan keamanan, Instaforex telah menjadi pilihan tepercaya bagi trader dari seluruh dunia.


AI Mendorong Kenaikan Saham Chip

Saham chip global telah meningkat signifikan tahun ini karena narasi "kata kunci AI". Namun, Morningstar menilai harga saham saat ini terlalu tinggi dan berpotensi turun hingga 54%. Baca lebih lanjut tentang saham AI ini di CNBC Pro.

Pasar Eropa Dibuka Melemah

Pasar Eropa diperkirakan dibuka melemah pada Selasa. Indeks FTSE 100 Inggris diperkirakan turun 6 poin ke 7.936, DAX Jerman turun 49 poin ke 18.263, CAC Prancis turun 17 poin ke 8.103, dan FTSE MIB Italia turun 77 poin ke 33.609. Rilis data meliputi angka inflasi Ukraina untuk Maret.