Penguatan Dolar AS dan Gejolak Ekonomi Global
Penguatan Dolar AS dan Gejolak Ekonomi Global
Dolar AS Menguat di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Federal Reserve
Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu, pulih dari penurunan sehari sebelumnya. Hal ini terjadi seiring dengan beralihnya fokus investor pada data ekonomi AS yang akan datang sebagai petunjuk kebijakan, meskipun kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve (The Fed) masih berlanjut. Euro menyentuh level terlemahnya sejak 6 Agustus dan terakhir turun 0,44% menjadi $1,1591. Poundsterling turun 0,22% menjadi $1,3450, sementara franc Swiss turun 0,09%, dan yen Jepang turun 0,37% terhadap dolar menjadi 147,99. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang, naik 0,32% menjadi 98,57.
Meskipun dolar tampaknya telah mengatasi kekhawatiran langsung mengenai independensi The Fed yang menyusul upaya Presiden AS Donald Trump pada hari Senin untuk memecat Gubernur Lisa Cook, kurva imbal hasil Treasury AS telah menjadi lebih curam. Pengacara Cook kemudian mengatakan bahwa dia akan mengajukan gugatan untuk mencegah pemecatannya, memulai apa yang bisa menjadi pertarungan hukum yang berlarut-larut.
Joseph Trevisani, analis senior di FX Street, menyatakan, "Saya pikir pasar tidak terlalu khawatir tentang drama dengan Ms. Cook dan The Fed. Mereka sedikit lebih khawatir tentang apa yang telah dikatakan Donald Trump tentang keinginan untuk menurunkan suku bunga." Ia menambahkan, "Jika The Fed mulai bergerak pada suku bunga, ekonomi AS akan meningkatkan kekuatannya, dan itu akan mendukung dolar." Sejak kembali ke Gedung Putih tahun ini, Trump telah tanpa henti menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga. Pasar uang memperkirakan peluang 88,2% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September, menurut alat FedWatch CME.
Gejolak Politik Prancis dan Dampaknya Terhadap Euro
Di tempat lain, perkembangan politik di Prancis menjadi fokus untuk euro karena Perdana Menteri Francois Bayrou berjuang untuk menyelamatkan pemerintahan minoritasnya menjelang pemungutan suara kepercayaan pada 8 September terkait pemotongan anggaran. Jajak pendapat menunjukkan mayoritas rakyat Prancis menginginkan pemilihan parlemen dan presiden baru.
Elias Haddad, ahli strategi pasar senior di Brown Brothers Harriman di London, mengatakan dia tidak berpikir ketidakpastian politik Prancis merupakan hambatan material bagi euro. "Ini sedikit menjadi hambatan bagi euro dan mungkin sedikit membantu dolar AS minggu ini," kata Haddad. "Tapi saya pikir ini adalah masalah spesifik negara untuk Prancis, dan bukan masalah sistemik bagi Zona Euro. Itulah mengapa saya tidak berpikir kita akan melihat hambatan bagi euro, atau saya melihat dorongan untuk AS terbatas."
Prospek Ekonomi AS dan Kebijakan The Fed
Investor pekan depan akan memeriksa data survei pasar tenaga kerja dan bisnis AS untuk petunjuk tentang jalur kebijakan The Fed di masa mendatang. Sementara itu, mereka akan mengamati data pengeluaran konsumsi pribadi AS akhir pekan ini, yang jika "masuk sesuai harapan, saya cukup yakin The Fed akan bergerak (mengenai penurunan suku bunga)," kata Trevisani.
Obligasi pemerintah Prancis stabil pada hari Rabu, sehari setelah imbal hasil obligasi patokan 10 tahun naik ke level tertinggi dalam lima bulan. Sementara itu, data awal yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa inflasi harga produsen Inggris naik ke level tertinggi dua tahun sebesar 1,9% pada bulan Juni, naik dari 1,3% pada bulan Mei, menambah tanda-tanda tekanan inflasi dalam perekonomian. Data ini menambah kompleksitas dalam menentukan arah kebijakan moneter global dan pengaruhnya terhadap pergerakan nilai tukar mata uang. Analisis yang lebih mendalam diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang dari berbagai faktor ekonomi dan politik ini terhadap pasar valuta asing. Perkembangan terkini dari data ekonomi AS dan respon The Fed akan menjadi faktor penentu utama dalam pergerakan nilai tukar dolar AS dalam beberapa minggu mendatang. Ketidakpastian politik di Prancis juga perlu dipantau, mengingat potensinya untuk mempengaruhi stabilitas ekonomi Zona Euro dan pasar valuta asing secara keseluruhan.