Performa Pasar Asia Beragam di Tengah Penurunan Manufaktur Tiongkok dan Kepercayaan Bisnis Jepang Meningkat dalam Dua Tahun
Indeks Pembelian Asia Pasifik Melambat
Indeks Pembelian di Asia Melemah
Indeks pembelian manajer (PMI) S&P Global akan dirilis untuk beberapa negara Asia, termasuk Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Tiongkok merilis angka PMI resminya pada akhir pekan, dengan PMI manufaktur sebesar 49,5, tidak berubah dari Mei dan menandai bulan kedua berturut-turut di wilayah kontraksi.
Kepercayaan diri di kalangan produsen besar Jepang membaik pada kuartal kedua hingga mencapai level tertinggi dua bulan, dengan survei Tankan berada di +13 dibandingkan +11 pada kuartal pertama. Sementara itu, sentimen non-produsen tetap di +33, sesuai dengan perkiraan pasar, namun turun dari +34 pada kuartal sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya dalam empat tahun kepercayaan di antara non-produsen memburuk.
Pasar Asia Pasifik Beragam
Pasar Asia-Pasifik memulai paruh kedua tahun ini dengan beragam karena investor menilai data aktivitas bisnis resmi Juni dari Tiongkok dan angka kepercayaan bisnis Jepang. Nikkei 225 Jepang naik 0,8% sementara Topix yang lebih luas naik 0,94%. Pada level saat ini, Nikkei telah mencapai level tertinggi sejak 1 April.
Kospi Korea Selatan turun 0,16%, tetapi Kosdaq dengan kapitalisasi rendah naik 0,55%. S&P/ASX 200 Australia turun 0,65%. Pasar Hong Kong akan tutup pada hari Senin karena hari libur nasional.
InstaForex Indonesia: Pilihan Terpercaya untuk Perdagangan Online
Jika Anda mencari broker tepercaya untuk perjalanan perdagangan online Anda, InstaForex Indonesia adalah pilihan tepat. Dengan pengalaman bertahun-tahun di industri ini, platform canggih, dan dukungan pelanggan yang luar biasa, kami menawarkan lingkungan perdagangan yang menguntungkan dan aman untuk trader dari semua tingkatan.
Di Amerika Serikat, ketiga indeks utama turun karena para pedagang mencermati data inflasi yang "hampir sempurna". Inflasi pada bulan Mei melambat ke tingkat tahunan terendah dalam lebih dari tiga tahun, dengan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti naik hanya 0,1% bulan lalu dan 2,6% lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sejalan dengan perkiraan Dow Jones.