Pergerakan Campuran Pasar Asia Menjelang Pembacaan PDB Australia dan Pemilihan Umum India Jadi Sorotan
Pasar Asia-Pasifik Bervariasi Setelah Hasil Pemilu India
Ringkasan Pasar
Pasar Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam hari ini, di mana investor mencermati hasil pemilu India. Partai Bharatiya Janata yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi tidak berhasil mendapatkan mayoritas mutlak di majelis rendah parlemen. Meski demikian, Modi tetap berpeluang menjabat untuk ketiga kalinya setelah Koalisi Nasional Demokratik yang dipimpin BJP mengamankan 294 kursi, lebih dari 272 yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.
Kinerja Indeks
Promosi Broker InstaForex Indonesia:
Manfaatkan platform perdagangan canggih dan kondisi perdagangan menarik di InstaForex Indonesia. Dengan spread ketat, eksekusi cepat, dan layanan pelanggan yang andal, kami siap memberdayakan perjalanan trading Anda. Daftarkan akun Anda sekarang dan nikmati pengalaman trading yang tak tertandingi!
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 menguat tipis sebesar 0,16%. Sebaliknya, indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,14%, sementara Topix yang lebih luas turun 1,4%. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,63%, sementara Kosdaq yang berkapitalisasi kecil naik 0,21%. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 18.345, mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan penutupan HSI di 18.444,11.
Kinerja Saham
Di Jepang, upah riil mengalami penurunan selama 25 bulan berturut-turut pada April, berpotensi menghambat rencana Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga dan mewujudkan "siklus baik" berupa kenaikan upah dan harga. Sementara itu, saham Nvidia mendapat keuntungan besar dari kecerdasan buatan, di mana banyak perusahaan membeli chipnya dan minat investor telah mendorong sahamnya melonjak ke rekor tertinggi. Namun, analis Rosenberg Research menyuarakan kekhawatiran bahwa pasar saham tidak merespons dengan baik penurunan imbal hasil Treasury dan pasar swap mulai memperkirakan pemotongan suku bunga pada September.
Sentimen Investor
Meskipun demikian, Deutsche Bank tetap "konstruktif terhadap ekuitas" dan para klien Bank of America Securities menjadi penjual bersih ekuitas AS minggu lalu, dengan saham teknologi mengalami kerugian terbesar. Para pakar industri terus mengamati prospek pertumbuhan pasar negara berkembang dan pergerakan dalam industri kecerdasan buatan, karena investor mengevaluasi peluang investasi baru.