Saham Eropa Lesu Usai Pemotongan Suku Bunga Bank Sentral Eropa
Saham Eropa Turun Pasca Catatan Rekor Tertinggi
Pergerakan Pasar
Pada hari Jumat, saham Eropa cenderung menurun setelah mencatat rekor tertinggi pada sesi sebelumnya. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 mengakhiri hari Kamis di 524,75 poin, tepat di atas rekor penutupan sebelumnya pada 15 Mei, menurut data LSEG. Penurunan ini terjadi setelah Bank Sentral Eropa (ECB) menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2019 pada hari Kamis, sebuah langkah yang diantisipasi secara luas meskipun ada kekhawatiran inflasi yang masih kuat.
Data Ekonomi Jerman
Ekonomi Jerman diperkirakan tumbuh lebih lambat dari yang diperkirakan tahun ini, sementara inflasi kemungkinan akan sedikit meningkat, menurut data terbaru dari Bundesbank yang dirilis pada hari Jumat. Perekonomian terbesar Eropa tersebut kini diperkirakan akan tumbuh sebesar 0,3%, di bawah perkiraan sebelumnya sebesar 0,4%.
Bergabunglah dengan InstaForex Indonesia, broker tepercaya dengan spread rendah, eksekusi cepat, dan berbagai instrumen trading. Buka akun Anda sekarang dan nikmati pengalaman trading yang menguntungkan!
Keputusan ECB dan Pemilu Eropa
Benchmark pan-Eropa berakhir pada hari Kamis di 524,75 poin — tepat di atas penutupan rekor sebelumnya pada 15 Mei, menurut data LSEG. Ini mengikuti keputusan ECB untuk menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2019 dalam langkah yang diantisipasi secara luas, meskipun ada kekhawatiran inflasi yang masih kuat. Hal ini menurunkan suku bunga utama di zona euro yang terdiri dari 20 negara menjadi 3,75%, turun dari rekor 4%. Kamis juga merupakan hari besar bagi politik di kawasan tersebut, karena pemilu di seluruh Eropa sedang berlangsung. Jajak pendapat keluar dari Belanda menunjukkan kemenangan tipis oleh partai-partai sayap kiri di negara itu, dengan delapan kursi untuk kombinasi Buruh/Hijau Kiri. Di belakangnya adalah partai anti-imigrasi Geert Wilders, yang tampaknya akan memenangkan tujuh kursi. Ini menandai perubahan besar bagi PVV, yang, meskipun memenangkan pemilu nasional negara tersebut tahun lalu, gagal memenangkan kursi apa pun pada pemilu UE terakhir. Sekitar 400 juta orang di seluruh Uni Eropa akan memilih anggota Parlemen Eropa selama beberapa hari ke depan. Jajak pendapat terakhir ditutup pada hari Minggu, dengan hasil sementara akan dirilis malam itu.