Wall Street Mengalami Kenaikan yang Dipimpin oleh Sektor Teknologi
Wall Street Mengalami Kenaikan yang Dipimpin oleh Sektor Teknologi
Pasar saham Amerika Serikat mengalami kenaikan pada hari Rabu, didorong oleh kinerja positif sektor teknologi, terutama saham-saham chip yang mengalami rebound menjelang rilis hasil keuangan Nvidia. Kinerja Nvidia sangat penting karena akan memberikan gambaran mengenai permintaan masa depan untuk teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kinerja Indeks Utama
Pada pukul 11:31 ET, Dow Jones Industrial Average naik 122.51 poin (0.28%) menjadi 43,743.67, S&P 500 naik 42.56 poin (0.71%) menjadi 5,997.81, dan Nasdaq Composite meningkat 211.83 poin (1.11%) menjadi 19,238.21. Delapan dari sebelas sektor di S&P 500 mengalami kenaikan, dengan sektor teknologi memimpin kenaikan sebesar 1.8%.
Dominasi Saham Chip dan Antisipasi Hasil Nvidia
Saham-saham chip mengalami kenaikan signifikan, didorong oleh ekspektasi terhadap hasil keuangan Nvidia yang akan diumumkan setelah penutupan pasar. Nvidia, pemimpin di bidang chip AI, mengalami kenaikan 4.4%, sementara perusahaan sejenis seperti Broadcom dan Advanced Micro Devices juga mencatatkan kenaikan, mendorong indeks semikonduktor secara keseluruhan naik 2.6%. Hasil dan proyeksi pendapatan Nvidia diperkirakan akan menentukan arah saham-saham AI yang telah mendominasi Wall Street dalam beberapa waktu terakhir.
Peluncuran model AI berbiaya rendah dari DeepSeek di China pada bulan Januari lalu sempat menimbulkan kekhawatiran di industri dan memunculkan pertanyaan tentang investasi besar-besaran perusahaan teknologi besar dalam teknologi ini. Lisa Shalett, kepala investasi di Morgan Stanley Wealth Management, memberikan komentarnya, "Nvidia telah menjadi penanda pasar bullish ini... tetapi yang secara fundamental telah berubah adalah asumsi bahwa satu-satunya perusahaan yang akan menang dan mendominasi tema AI generatif adalah 'Magnificent Seven'. Berita dari DeepSeek mengingatkan kita semua bahwa revolusi teknologi tidak berjalan seperti itu."
Pergerakan Saham Megacap dan Emiten Lainnya
Saham-saham megacap menunjukkan kinerja yang beragam. Meta Platforms naik 3%, sementara Apple turun 2%. Tesla naik 1.2% setelah nilai pasar perusahaan kendaraan listrik tersebut turun di bawah $1 triliun sehari sebelumnya. Super Micro melonjak 19.6% setelah perusahaan chip tersebut mengajukan laporan tahunan dan triwulanan yang telah lama tertunda.
Sentimen Pasar dan Data Ekonomi
Sejak pekan lalu, serangkaian rilis data, termasuk data sentimen konsumen yang lemah pada hari Selasa, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di dunia mungkin sedang mengalami perlambatan meskipun inflasi tetap tinggi. Hal ini membuat investor tetap waspada. S&P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan terbesar empat hari sejak September pada hari Selasa, juga disebabkan oleh pelemahan saham teknologi, setelah sebuah laporan analis menyiratkan kapasitas berlebih dalam infrastruktur AI. Indeks utama Wall Street juga berada di jalur penurunan bulanan, dengan Nasdaq diperkirakan akan mengalami penurunan terburuk dalam sepuluh bulan. Namun, jajak pendapat Reuters menunjukkan bahwa para ahli strategi masih memperkirakan S&P 500 akan berakhir 2025 sekitar 9% lebih tinggi dari level saat ini, meskipun volatilitas pasar akan tetap berlanjut.
Kabar Lainnya dari Sektor Ekonomi dan Politik
Di sektor fiskal, agenda pemotongan pajak dan keamanan perbatasan Presiden Donald Trump senilai $4,5 triliun akan dikirim ke Senat AS setelah lolos dari DPR yang dikuasai oleh Partai Republik. Para pedagang memperkirakan The Fed akan melakukan pemotongan suku bunga pertama pada bulan Juli, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG. Dalam perkembangan terbaru mengenai perdagangan global, Trump memerintahkan penyelidikan potensi tarif baru pada impor tembaga, yang menyebabkan harga logam merah tersebut naik. Freeport-McMoran, penambang tembaga yang berbasis di Phoenix, melonjak 5.2%. General Motors naik 5.4% karena perusahaan pembuat mobil tersebut mengatakan akan meningkatkan dividen triwulanannya sebesar 25% dan melakukan program pembelian kembali saham baru senilai $6 miliar. Saham Intuit naik 13.3% setelah pembuat TurboTax tersebut memperkirakan pendapatan kuartal ketiga di atas perkiraan pasar.
Aktivitas Perdagangan
Saham yang naik melebihi saham yang turun dengan rasio 2,01 banding 1 di NYSE dan 2,06 banding 1 di Nasdaq. S&P 500 mencatat 17 rekor tertinggi 52 minggu baru dan satu rekor terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 30 rekor tertinggi baru dan 110 rekor terendah baru.